HJ. ALFIYAH RESMI PIMPIN MAN KOTA TEGAL

HJ. ALFIYAH RESMI PIMPIN MAN KOTA TEGAL

MAN Kota Tegal menggelar Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Madrasah dari Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Madrasah Ropi’i, S.Ag., M.Pd.I., kepada kepala madrasah yang baru, Hj. Alfiyah, S.Ag., M.Pd., di Auditorium TB MAN Kota Tegal, Senin (12/10/2026). Momentum ini menandai dimulainya babak baru kepemimpinan sekaligus keberlanjutan upaya meningkatkan mutu pendidikan dan layanan madrasah.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tegal Dr. Kasiman Mahmud Desky, M.Ag., Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tegal H. Ahmad Muhdzir, S.Ag., M.M., Plt. Kepala MAN Kota Tegal Ropi’i, S.Ag., M.Pd.I., Kepala MAN Kota Tegal yang baru Hj. Alfiyah, S.Ag., M.Pd., para mantan Kepala Madrasah dan mantan Kepala Tata Usaha (TU) MAN Kota Tegal, segenap guru dan tenaga kependidikan (GTK) MAN Kota Tegal, GTK MTsN 2 Tegal, serta para tamu undangan.

Sebelum menerima amanah sebagai Kepala MAN Kota Tegal, Hj. Alfiyah, S.Ag., M.Pd., menjabat sebagai Kepala MTsN 2 Tegal. Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam mengemban tanggung jawab baru untuk memimpin MAN Kota Tegal, memperkuat budaya kerja, serta mendorong peningkatan kualitas akademik dan karakter murid.

Dalam sambutannya, Ropi’i menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya serah terima jabatan sekaligus apresiasi kepada seluruh warga madrasah yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya selama tiga bulan menjabat sebagai Plt. Kepala MAN Kota Tegal.

“Terima kasih atas kebersamaan, dukungan, dan kerja sama seluruh GTK MAN Kota Tegal selama saya mengemban amanah ini. Berbagai capaian yang telah diraih merupakan hasil kerja bersama. Saya berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga dan semakin kuat di bawah kepemimpinan kepala madrasah yang baru,” ujar Ropi’i.

Ia juga menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dan meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan. Menurutnya, keberlanjutan program-program positif madrasah perlu didukung dengan komunikasi yang baik, sinergi seluruh unsur, serta semangat untuk terus berinovasi.

Sementara itu, Hj. Alfiyah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin MAN Kota Tegal. Ia menyadari bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar yang membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari seluruh warga madrasah.

“Ini adalah amanah yang harus kita jalankan bersama. Saya tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan Bapak dan Ibu GTK serta seluruh keluarga besar MAN Kota Tegal. Mari kita bangun komunikasi, kebersamaan, dan semangat kolaborasi untuk membawa madrasah ini menjadi semakin maju dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi murid,” ungkap Hj. Alfiyah.

Ia menambahkan bahwa kepemimpinan di madrasah bukan sekadar menjalankan tugas administratif, melainkan juga membangun lingkungan pendidikan yang religius, inklusif, berprestasi, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Karena itu, ia berharap seluruh unsur madrasah dapat terus menjaga kekompakan dan bersama-sama menghadirkan inovasi yang berdampak positif bagi murid.

Dalam arahannya, Kepala Kantor Kemenag Kota Tegal Dr. Kasiman Mahmud Desky, M.Ag., menekankan pentingnya menjaga kesinambungan program dan memperkuat sinergi dalam menjalankan tugas pendidikan. Ia mengingatkan bahwa kepemimpinan madrasah merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi.

“Pergantian kepemimpinan bukan sekadar pergantian pejabat, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen dan meningkatkan kualitas madrasah. Saya berharap seluruh keluarga besar MAN Kota Tegal dapat memberikan dukungan kepada kepala madrasah yang baru, menjaga kekompakan, serta terus bekerja dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan pendidikan,” tutur Dr. Kasiman.

Ia juga menyampaikan bahwa kemajuan madrasah tidak hanya ditentukan oleh kepala madrasah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari guru, tenaga kependidikan, murid, hingga dukungan orang tua dan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi yang solid akan menjadi fondasi penting dalam membangun madrasah yang berkualitas, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pendidikan masa kini.

Serah terima jabatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Kehadiran keluarga besar MAN Kota Tegal dan MTsN 2 Tegal turut mempererat silaturahmi antarsatuan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama.

Dengan kepemimpinan baru di bawah Hj. Alfiyah, MAN Kota Tegal diharapkan semakin memperkuat tradisi prestasi, meningkatkan mutu pembelajaran, mengembangkan inovasi, serta menanamkan nilai-nilai keislaman dan karakter kepada murid.

Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kemajuan madrasah merupakan tanggung jawab bersama. Dengan semangat kolaborasi dan komitmen untuk terus berbenah, MAN Kota Tegal siap melangkah menuju masa depan pendidikan yang semakin berkualitas. (Humas)

90 MURID MAN KOTA TEGAL DIGEMBLENG JADI PEMIMPIN MUDA

90 MURID MAN KOTA TEGAL DIGEMBLENG JADI PEMIMPIN MUDA

Sebanyak 90 murid MAN Kota Tegal meninggalkan sejenak rutinitas pembelajaran di kelas untuk mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan Murid (LDKM). Berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu, 2–3 Oktober 2026, kegiatan ini digelar di kawasan Guci Forest, Bumijawa, Kabupaten Tegal, dengan pendampingan sejumlah Bapak/Ibu dewan guru.

Bukan sekadar kegiatan luar ruang, LDKM menjadi momentum bagi MAN Kota Tegal untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, komunikasi, dan kemandirian kepada para murid.

Suasana alam Guci yang sejuk menjadi ruang belajar yang berbeda bagi para peserta. Di tengah kebersamaan dan dinamika kegiatan, para murid didorong untuk berani mengambil peran, membangun komunikasi, menyelesaikan persoalan bersama, sekaligus belajar memahami arti sebuah tanggung jawab.

Plt. Kepala MAN Kota Tegal, Ropi’i, S.Ag., M.Pd., menegaskan bahwa kepemimpinan tidak cukup dipelajari melalui teori, tetapi harus dibentuk melalui pengalaman.

“LDKM bukan sekadar kegiatan untuk belajar menjadi seorang pemimpin, tetapi menjadi momentum bagi murid untuk belajar bertanggung jawab, bekerja sama, berkomunikasi, dan memberikan keteladanan. Kami berharap dari kegiatan ini lahir calon-calon pemimpin muda yang berkarakter, berintegritas, dan mampu membawa kebaikan bagi lingkungan sekitarnya,” ujar Ropi’i.

Ia menambahkan, MAN Kota Tegal berkomitmen memberikan ruang kepada murid untuk mengembangkan potensi diri secara utuh. Pendidikan di madrasah, menurutnya, tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan keterampilan yang dibutuhkan murid untuk menghadapi masa depan.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala MAN Kota Tegal Bidang Kesiswaan, Hj. Eti Purwatiningsih, S.Pd., mengatakan bahwa LDKM menjadi bagian penting dalam proses pembinaan kepemimpinan murid.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya aktif dalam kegiatan, tetapi juga memahami bagaimana menjadi pemimpin yang mampu mendengarkan, menghargai perbedaan, mengambil keputusan dengan bijak, dan bertanggung jawab terhadap amanah yang diberikan,” tutur Hj. Eti.

Menurutnya, pengalaman selama mengikuti LDKM diharapkan dapat membentuk murid yang lebih percaya diri dan mampu bekerja dalam tim. Kebersamaan yang terbangun selama kegiatan juga menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan madrasah yang positif, solid, dan produktif.

Bagi MAN Kota Tegal, pembentukan calon pemimpin masa depan merupakan bagian dari investasi pendidikan jangka panjang. Para murid tidak hanya dipersiapkan untuk meraih prestasi di bidang akademik, tetapi juga dibekali karakter, kepemimpinan, kemampuan berkolaborasi, dan keberanian untuk mengambil peran.

LDKM 2026 pun menjadi salah satu bukti bahwa proses pendidikan di MAN Kota Tegal berlangsung lebih luas daripada sekadar pembelajaran di dalam kelas.

Dari Guci Forest, 90 murid belajar memimpin. Dari MAN Kota Tegal, calon pemimpin masa depan dipersiapkan. (Humas)

13 MURID MAN KOTA TEGAL BORONG JUARA OMI KOTA, SIAP LANJUT TINGKAT PROVINSI

13 MURID MAN KOTA TEGAL BORONG JUARA OMI KOTA, SIAP LANJUT TINGKAT PROVINSI

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan murid-murid MAN Kota Tegal. Sebanyak 13 murid berhasil meraih juara pada Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026 Tingkat Kota Tegal, sebagaimana diumumkan pada Minggu, 13 September 2026.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa madrasah tidak hanya kuat dalam pengembangan karakter dan nilai-nilai keislaman, tetapi juga mampu melahirkan generasi yang kompetitif di bidang akademik. Dari berbagai bidang yang dilombakan, murid MAN Kota Tegal berhasil mengamankan posisi juara 1, 2, hingga 3.

OMI Tingkat Kota Tegal dilaksanakan secara online pada 7–9 September 2026 di Tilok MAN Kota Tegal. Peserta kompetisi ini adalah murid jenjang SMA/MA se-Kota Tegal.

Secara teknis, OMI merupakan ajang yang digagas dan dikelola oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama RI, khususnya melalui Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah. Ajang ini menjadi salah satu ruang bagi murid madrasah dan sekolah untuk mengasah kemampuan akademik, menguji daya saing, sekaligus menunjukkan potensi terbaiknya.

Dari 13 prestasi yang diraih, lima murid MAN Kota Tegal berhasil menjadi juara pertama. Mereka adalah Muamar Fadillah sebagai Juara 1 Geografi, Athiyya Faza Hillan sebagai Juara 1 Matematika, Syarfa Azri Nur Anati sebagai Juara 1 Ekonomi, Khusna Bilqis Makhfudoh sebagai Juara 1 Fisika, dan Narita Putri Aviantoro sebagai Juara 1 Kimia.

Sementara itu, M. Rafa El Ilma berhasil meraih Juara 2 Biologi, ’Ammar Thoriq Abdillah Juara 2 Matematika, dan Muhammad Irkham Maulana Juara 2 Ekonomi.

Prestasi berikutnya diraih Muhammad Raffi Aditya sebagai Juara 3 Fisika, Evan Nurdin Syah sebagai Juara 3 Ekonomi, Alya Fajro Khusnia sebagai Juara 3 Matematika, Zweta Junian Himatul Aiys sebagai Juara 3 Biologi, serta Farkhan Rizqullah sebagai Juara 3 Geografi.

Plt. Kepala MAN Kota Tegal, Ropi’i, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi yang diraih para murid merupakan hasil dari proses belajar, kerja keras, serta dukungan berbagai pihak di madrasah.

“Alhamdulillah, prestasi 13 murid MAN Kota Tegal dalam OMI 2026 Tingkat Kota Tegal merupakan sebuah kebanggaan bagi madrasah. Ini menunjukkan bahwa murid-murid kita memiliki potensi akademik yang luar biasa dan mampu bersaing dalam ajang bergengsi di tingkat kota,” ujar Ropi’i.

Ia menambahkan bahwa capaian tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah penghargaan, tetapi menjadi motivasi bagi murid lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan berani berkompetisi di berbagai bidang.

Menurut Ropi’i, madrasah akan terus memberikan ruang dan dukungan bagi murid untuk berkembang, baik melalui pembelajaran di kelas maupun melalui berbagai program pembinaan dan kompetisi. Ia juga berharap para juara dapat terus meningkatkan kemampuan sehingga mampu membawa nama MAN Kota Tegal ke tingkat yang lebih tinggi.

“Kami berharap prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh murid MAN Kota Tegal. Jangan cepat puas. Terus belajar, terus berlatih, dan terus berani mengambil kesempatan untuk berprestasi,” pesannya.

Perjuangan para juara OMI Tingkat Kota Tegal belum berakhir. Para juara tingkat Kota Tegal akan kembali bertanding pada OMI Tingkat Provinsi Jawa Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada 5–6 Oktober 2026.

Kesempatan tersebut menjadi babak berikutnya bagi para murid MAN Kota Tegal untuk menguji kemampuan di level yang lebih luas. Setelah berhasil menunjukkan performa terbaik di tingkat Kota Tegal, mereka kini membawa harapan untuk kembali mengharumkan nama MAN Kota Tegal di kancah Provinsi Jawa Tengah.

Madrasah pun terus memberikan dukungan dan motivasi agar para juara dapat mempersiapkan diri secara optimal menghadapi kompetisi tingkat provinsi. Prestasi di tingkat kota menjadi pijakan, sementara perjuangan di tingkat provinsi menjadi kesempatan berikutnya untuk terus bertumbuh dan berprestasi.

Keberhasilan 13 murid tersebut sekaligus memperkuat komitmen MAN Kota Tegal dalam menghadirkan pendidikan madrasah yang religius, cerdas, dan berdaya. Prestasi akademik yang diraih diharapkan menjadi bagian dari perjalanan panjang madrasah dalam mencetak generasi yang memiliki kompetensi, karakter, dan daya saing. (Humas)

GELEDEK DEMOKRASI! Euforia Pemira OSIM-MPK MAN Kota Tegal Menentukan Pemimpin Baru

TEGAL – MAN Kota Tegal sukses menggelar pesta demokrasi madrasah dalam rangka Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM serta Ketua Majelis Perwakilan Kelas (MPK) periode 2026/2027 pada Jumat (5/9/2026). Pesta demokrasi yang mengadopsi sistem Pemilihan Umum (Pemilu) tersebut diikuti oleh 1.201 pemilih yang terdiri dari siswa, dewan guru, dan staf madrasah. Acara ini berlangsung sejak pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai dan bertujuan untuk memilih pemimpin organisasi siswa yang baru, guna melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan sebelumnya. Dengan metode pemilihan langsung, setiap siswa diberikan hak suara untuk memilih calon yang dianggap paling layak memimpin OSIM dan MPK. Seluruh proses pemungutan hingga penghitungan suara dilakukan secara transparan dengan menerapkan prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM dan MPK MAN Kota Tegal berlangsung meriah dengan hadirnya unjuk bakat siswa kelas X dan IX. Acara ini disemarakkan oleh pertunjukan yang memukau seperti berbagai drama dan tarian. Seluruh peserta tampil penuh antusiasme dan semangat tinggi untuk mendampingi ajang pesta demokrasi madrasah tersebut.

Berdasarkan hasil penghitungan suara akhir untuk Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM Paslon 03 (M. Royyan Arabian dan Tasya Aulia Syifa) keluar sebagai pemenang setelah meraih  419 suara. Pasangan ini unggul signifikan atas Paslon 01 (Altaf Hanif Nazmi dan Aira Nur Lalita) yang memperoleh 394 suara dan pasangan nomor urut 2, Naufal Fahlevi Zamrud dan Alena Nimatulzulfa yang mendapatkan 310 suara. Sementara 78 suara dinyatakan tidak sah.

Sementara itu, persaingan ketat terjadi pada Pemilihan Ketua MPK. Nailil Muna (Nomor urut 3) yang berhasil memperoleh 469 suara, perolehan tersebut berhasil mengungguli rivalnya, Gipa Sjahrani (Nomor urut 2), yang mengumpulkan 445 suara, serta  Calon nomor urut 1, Rakitri Najwa Budianto dengan jumlah 172 suara dan suara tidak sah sebanyak 115 suara.

Wakil kepala bidang kesiswaan MAN Kota Tegal, Hj. Eti Purwatiningsih, S.Pd. mengapresiasi tingginya partisipasi warga sekolah dan mengucapkan selamat kepada para pemenang yang telah mengamankan suara terbanyak pada pemilihan OSIM dan MPK Periode 2026/2027 sebagai ajang pendidikan berdemokrasi yang sehat. Menurutnya, OSIM dan MPK merupakan dua pilar yang menjadi pondasi kuat dalam berjalannya kegiatan di MAN Kota Tegal. Dengan menyandang predikat prestisius ini, maka para siswa diharuskan memilih calon pemimpin OSIM dan MPK dengan bijak dalam memajukan madrasah. “Kemenangan ini merupakan awal dari tanggung jawab besar, sehingga pengurus baru diharapkan dapat merangkul seluruh siswa dan merealisasikan program kerja unggulan yang telah dijanjikan.” Pungkasnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua OSIM Periode 2025/2026, M. Zahid Musyafa, dia berharap paslon yang terpilih dapat menjaga amanah dan memastikan bahwa aspirasi siswa dapat tersampaikan selama masa jabatannya.

Dengan selesainya tahap rekapitulasi ini, M. Royyan Arabian dan Tasya Aulia Syifa ditetapkan sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIM terpilih, sedangkan Nailil Muna ditetapkan sebagai Ketua MPK terpilih. Hasil rekapitulasi ini menjadi saksi lahirnya para pemimpin muda yang siap membawa perubahan nyata. Bukan hanya soal gelar atau jabatan, amanah ini adalah panggilan jiwa untuk menjadi suara bagi seluruh siswa dan penggerak kemajuan madrasah. (Diva/Jurnalis Mahkota)

LOMBA MAULID NABI 2026

Dalam rangka memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 2026, MAN Kota Tegal menyelenggarakan lomba pada hari Kamis, 27 Agustus 2026 (tenggat pendaftaran/pengiriman video pukul 23.59 WIB) di ruang kelas masing-masing dengan mata lomba sebagai berikut.

Master of Ceremony (MC)

  1. MC divideo saat sedang membuka acara peringatan Maulid Nabi sampai pemanggilan pengisi Tilawah
  2. Video harus asli, tidak boleh diedit
  3. Durasi video maksimal 5-7 menit
  4. Video di-upload di akun Instagram pribadi/kelas
  5. Tag akun Instagram @mankotategal
  6. Copy link video MC di Instagram, lalu kirim melalui formulir pendaftaran
  7. Aspek yang dinilai:
    • Penampilan
    • Intonasi dan artikulasi
    • Ekspresi
    • Interaksi dengan audiens

Tilawah (Pembaca Al-Qur’an)

  1. Tilawah divideo saat sedang membaca Al-Qur’an dalam peringatan Maulid Nabi
  2. Video harus asli, tidak boleh diedit
  3. Durasi video maksimal 8-10 menit
  4. Video di-upload di akun Instagram pribadi/kelas
  5. Tag akun Instagram @mankotategal
  6. Copy link video Qari di Instagram, lalu kirim melalui formulir pendaftaran
  7. Aspek yang dinilai:
    • Tajwid
    • Suara
    • Variasi lagu
    • Adab

Dai (Pendakwah)

  1. Dai divideo saat sedang berceramah/menyampaikan tausiah dalam peringatan Maulid Nabi
  2. Video harus asli, tidak boleh diedit
  3. Durasi video maksimal 5-7 menit
  4. Video di-upload di akun Instagram pribadi/kelas
  5. Tag akun Instagram @mankotategal
  6. Copy link video Dai di Instagram, lalu kirim melalui formulir pendaftaran
  7. Aspek yang dinilai:
    • Kesesuaian tema
    • Performa
    • Waktu
    • Kostum

Kebersihan dan Dekorasi Kelas

(DITIADAKAN)

MAN KOTA TEGAL SABET DUA GELAR PADA AJANG DUTA WISATA SINOK-SITONG KOTA TEGAL 2026

MAN KOTA TEGAL SABET DUA GELAR PADA AJANG DUTA WISATA SINOK-SITONG KOTA TEGAL 2026

Prestasi membanggakan kembali dipersembahkan oleh murid MAN Kota Tegal. Pada ajang Grand Final Duta Wisata Sinok-Sitong Kota Tegal 2026, MAN Kota Tegal berhasil membawa pulang dua gelar bergengsi sekaligus, yaitu Juara Terfavorit QRIS dan Juara Harapan III.

Prestasi tersebut diraih oleh Fahmi Alimuddin, murid kelas XII-D MAN Kota Tegal, dalam kompetisi Duta Wisata Sinok-Sitong Kota Tegal 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Tegal. Grand Final berlangsung meriah di Shangri-La Sand Convention Hall Kota Tegal pada Jumat, 25 Juli 2026, dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Tegal beserta jajaran Pemerintah Kota Tegal, tokoh masyarakat, dan para tamu undangan.

Keberhasilan Fahmi menjadi bukti bahwa murid MAN Kota Tegal tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga mampu bersaing dalam bidang kepariwisataan, kepemimpinan, komunikasi publik, serta promosi budaya daerah.

Plt. Kepala MAN Kota Tegal, Ropi’i, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian yang diraih salah satu muridnya.

“Alhamdulillah, prestasi ini merupakan kebanggaan bagi keluarga besar MAN Kota Tegal. Keberhasilan Fahmi menunjukkan bahwa madrasah mampu melahirkan generasi yang berprestasi, percaya diri, berkarakter, dan siap menjadi duta positif bagi daerah maupun bangsa. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh murid untuk terus mengembangkan potensi terbaik yang dimiliki,” ujar Ropi’i.

Menurut Ropi’i, MAN Kota Tegal terus berkomitmen menghadirkan berbagai program pembinaan akademik maupun nonakademik sebagai wadah pengembangan bakat dan minat murid sehingga mampu mencetak lulusan yang unggul, religius, dan berdaya saing di berbagai tingkat kompetisi.

Apresiasi juga disampaikan oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Hj. Eti Purwatiningsih, S.Pd. Menurutnya, prestasi yang diraih Fahmi merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah selama mengikuti seluruh rangkaian seleksi hingga Grand Final.

“Kami sangat bangga atas pencapaian Fahmi. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh murid MAN Kota Tegal agar terus berani bermimpi, berani tampil, dan terus berkarya. Madrasah akan selalu mendukung setiap potensi yang dimiliki murid untuk berkembang dan meraih prestasi terbaik,” ungkap Hj. Eti Purwatiningsih.

Hj. Eti Purwatiningsih menambahkan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi antara murid, guru pembina, orang tua, dan seluruh warga madrasah yang senantiasa memberikan pendampingan serta dukungan penuh dalam setiap proses pembinaan prestasi.

Keberhasilan Fahmi Alimuddin meraih Juara Terfavorit QRIS dan Juara Harapan III semakin mempertegas eksistensi MAN Kota Tegal sebagai madrasah yang mampu melahirkan generasi berprestasi, berakhlak mulia, serta memiliki kompetensi global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa MAN Kota Tegal tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif mencetak talenta muda yang siap bersaing, berkarya, dan mengharumkan nama Kota Tegal di berbagai ajang prestasi.

Selamat dan sukses kepada Fahmi Alimuddin atas raihan Juara Terfavorit QRIS dan Juara Harapan III pada ajang Duta Wisata Sinok-Sitong Kota Tegal 2026. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh murid untuk terus berkarya, berprestasi, dan membawa harum nama madrasah, daerah, serta Indonesia. (Humas)

418 MURID BARU IKUTI MATAMUDA 2026, MAN KOTA TEGAL SIAPKAN GENERASI BERPRESTASI, BERKARAKTER, DAN BERWAWASAN KEBANGSAAN

418 MURID BARU IKUTI MATAMUDA 2026, MAN KOTA TEGAL SIAPKAN GENERASI BERPRESTASI, BERKARAKTER, DAN BERWAWASAN KEBANGSAAN

MAN Kota Tegal kembali menyelenggarakan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun 2026 sebagai gerbang awal bagi murid baru untuk mengenal lingkungan madrasah sekaligus menumbuhkan karakter unggul. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai 13 hingga 16 Juli 2026, ini diikuti oleh 418 murid baru dan dipusatkan di lingkungan MAN Kota Tegal.

MATAMUDA 2026 dikemas secara edukatif, interaktif, dan menyenangkan. Seluruh rangkaian kegiatan turut disukseskan oleh Organisasi Siswa Madrasah (OSIM) MAN Kota Tegal yang berperan aktif sebagai panitia sekaligus pendamping peserta selama pelaksanaan kegiatan.

Berbagai materi dan aktivitas dirancang untuk memberikan bekal awal kepada murid baru, di antaranya wawasan kemadrasahan, wawasan kurikulum, wawasan moderasi beragama dan empat pilar kebangsaan, materi serta praktik Peraturan Baris-Berbaris (PBB), gerakan gropyokan nangani sampah, demonstrasi ekstrakurikuler, pentas seni, serta asesmen diagnostik berupa Tes Potensi Akademik (TPA) dan Tes Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ).

Plt. Kepala MAN Kota Tegal, Ropi’i, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa MATAMUDA bukan sekadar kegiatan pengenalan lingkungan madrasah, melainkan proses pembentukan karakter dan budaya belajar murid sejak hari pertama.

“MATAMUDA menjadi langkah awal untuk membangun karakter murid yang berakhlak mulia, berprestasi, disiplin, cinta lingkungan, serta memiliki semangat kebangsaan dan moderasi beragama. Kami ingin seluruh murid baru merasa nyaman, bangga, dan siap menjadi bagian dari keluarga besar MAN Kota Tegal,” ujar Ropi’i.

Lebih lanjut, Ropi’i menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dirancang agar murid mampu beradaptasi dengan lingkungan belajar yang kondusif sekaligus memahami berbagai program unggulan madrasah. Menurutnya, pembiasaan nilai-nilai positif sejak awal akan menjadi fondasi penting dalam membentuk lulusan yang unggul secara akademik maupun karakter.

Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Hj. Eti Purwatiningsih, S.Pd., menyampaikan bahwa MATAMUDA disusun dengan pendekatan yang ramah anak, edukatif, dan menyenangkan sehingga peserta dapat mengikuti seluruh kegiatan dengan antusias.

“Kami berharap seluruh murid baru dapat mengenal budaya madrasah, menjalin persahabatan, serta mengembangkan potensi diri sejak hari pertama. MATAMUDA menjadi momentum untuk menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian terhadap lingkungan, dan semangat berorganisasi,” tutur Eti Purwatiningsih.

Eti juga menjelaskan bahwa keterlibatan OSIM menjadi salah satu kunci sukses penyelenggaraan MATAMUDA. Selain membantu pelaksanaan kegiatan, para pengurus OSIM menjadi teladan bagi adik-adik kelas dalam membangun budaya madrasah yang positif, inklusif, dan penuh semangat kebersamaan.

Suasana MATAMUDA 2026 berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Mulai dari praktik PBB yang melatih kedisiplinan, gerakan gropyokan nangani sampah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, demonstrasi berbagai ekstrakurikuler unggulan, hingga pentas seni yang menampilkan kreativitas peserta, seluruh rangkaian kegiatan menjadi pengalaman berharga bagi murid baru dalam mengenal kehidupan di MAN Kota Tegal.

Melalui penyelenggaraan MATAMUDA 2026, MAN Kota Tegal kembali menunjukkan komitmennya sebagai madrasah yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, penguatan nilai-nilai keagamaan, nasionalisme, kepedulian lingkungan, serta pengembangan potensi murid secara menyeluruh.

MAN Kota Tegal siap mengantarkan generasi muda menjadi insan yang unggul dalam prestasi, kokoh dalam akhlak, berwawasan global, serta siap menghadapi tantangan masa depan. (Humas)

MAN KOTA TEGAL GELAR PEMBINAAN ASN, PERPISAHAN PURNATUGAS KEPALA MADRASAH, DAN RESMIKAN AUDITORIUM TB

MAN KOTA TEGAL GELAR PEMBINAAN ASN, PERPISAHAN PURNATUGAS KEPALA MADRASAH, DAN RESMIKAN AUDITORIUM TB

MAN Kota Tegal menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dirangkaikan dengan Perpisahan Purnatugas Kepala MAN Kota Tegal, Dr. Drs. H. Tobari, M.Ag., serta Peresmian Auditorium TB pada Senin (29/6/2026) di Auditorium TB MAN Kota Tegal.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, H. Amin Handoyo, Lc., M.Ag., Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tegal, Dr. H. Kasiman Mahmud Desky, M.Ag. beserta jajaran, Ketua Majelis Ulama Kota Tegal sekaligus Ketua Komite MAN Kota Tegal, K.H. Shobirin Ali, S.Ag., M.Pd.I. beserta jajaran, para Kepala MAN se-Keresidenan Pekalongan, Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MAN Kota Tegal, serta tamu undangan lainnya.

Dalam pembinaannya, H. Amin Handoyo, Lc., M.Ag. mengapresiasi berbagai kemajuan yang telah dicapai MAN Kota Tegal, baik dari aspek prestasi maupun pengembangan sarana dan prasarana. Menurutnya, madrasah saat ini dituntut untuk terus berinovasi, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mampu menghadirkan layanan pendidikan yang unggul.

“ASN madrasah harus menjadi insan yang profesional, berintegritas, dan terus berinovasi. Madrasah yang maju tidak lahir secara instan, tetapi dibangun melalui komitmen, kolaborasi, dan semangat untuk terus memberikan pelayanan pendidikan terbaik,” tegas H. Amin Handoyo.

Secara tidak langsung, Kabid Penma Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah tersebut juga menyampaikan bahwa keberhasilan sebuah madrasah tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuannya membangun budaya kerja yang solid, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, serta menghadirkan berbagai program yang berdampak positif bagi peserta didik dan masyarakat.

Momentum tersebut juga menjadi momen haru dalam rangka perpisahan purnatugas Kepala MAN Kota Tegal, Dr. Drs. H. Tobari, M.Ag., yang telah mengemban amanah kepemimpinan sejak tahun 2020. Di bawah kepemimpinannya, MAN Kota Tegal terus menunjukkan perkembangan yang signifikan, baik dalam peningkatan prestasi peserta didik maupun pembangunan fisik madrasah.

Dalam sambutannya, Dr. Drs. H. Tobari, M.Ag. menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh keluarga besar MAN Kota Tegal atas kebersamaan dan kerja sama yang telah terjalin selama masa kepemimpinannya.

“Saya percaya bahwa MAN Kota Tegal akan terus melangkah maju. Apa yang telah kita capai hari ini merupakan hasil kerja bersama, bukan kerja satu orang. Terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan semangat seluruh keluarga besar MAN Kota Tegal,” ungkapnya.

Secara tidak langsung, H. Tobari juga berpesan agar seluruh warga madrasah terus menjaga budaya positif yang telah dibangun bersama, memperkuat kekompakan, dan senantiasa menghadirkan inovasi demi kemajuan MAN Kota Tegal di masa mendatang.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula peresmian Auditorium TB sebagai salah satu fasilitas representatif milik MAN Kota Tegal. Kehadiran auditorium tersebut menjadi simbol komitmen madrasah dalam menyediakan sarana pendidikan yang modern dan mendukung pengembangan potensi peserta didik.

Rangkaian kegiatan ini menjadi bukti bahwa MAN Kota Tegal tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pembinaan ASN, tetapi juga terus berbenah dalam pengembangan sarana prasarana dan penguatan budaya organisasi. Dengan berbagai capaian dan inovasi yang terus dilakukan, MAN Kota Tegal semakin meneguhkan diri sebagai madrasah yang unggul, berprestasi, dan siap mencetak generasi yang berkarakter serta berdaya saing di tingkat nasional maupun global.

MAN KOTA TEGAL WISUDA 91 PENGHAFAL AL-QUR’AN, CETAK GENERASI QUR’ANI BERPRESTASI

MAN KOTA TEGAL WISUDA 91 PENGHAFAL AL-QUR’AN, CETAK GENERASI QUR’ANI BERPRESTASI

MAN Kota Tegal kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui penyelenggaraan Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Tahun 2026 yang diikuti oleh 91 peserta didik. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 11 Juni 2026 di Auditorium TB MAN Kota Tegal dengan suasana khidmat dan penuh haru.

Acara dihadiri oleh Kepala MAN Kota Tegal Dr. Drs. H. Tobari, M.Ag., Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tegal Dr. H. Kasiman Mahmud Desky, M.Ag., perwakilan Pengurus Jam’iyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) Kota Tegal, Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MAN Kota Tegal, serta orang tua/wali peserta didik yang mengikuti wisuda.

Sebanyak 91 peserta didik yang diwisuda memiliki capaian hafalan yang beragam, mulai dari 1 juz, 2 juz, 3 juz, 4 juz, 5 juz hingga 30 juz. Capaian tertinggi diraih oleh Revalina Falakha Azkiya dari kelas X-A yang berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an.

Dalam sambutannya, Kepala MAN Kota Tegal, Dr. Drs. H. Tobari, M.Ag., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta didik yang telah berjuang menjaga dan menghafalkan Al-Qur’an di tengah kesibukan belajar di madrasah.

“Wisuda tahfidz ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk penghargaan atas ikhtiar, kedisiplinan, dan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an. Kami berharap hafalan yang telah diraih tidak berhenti sampai di sini, melainkan terus dijaga, diamalkan, dan menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Lebih lanjut, H. Tobari menegaskan bahwa program tahfidz menjadi salah satu program unggulan MAN Kota Tegal dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius yang kuat. Menurutnya, keberhasilan para peserta didik dalam menghafal Al-Qur’an menunjukkan bahwa pendidikan umum dan pendidikan keagamaan dapat berjalan beriringan untuk menghasilkan lulusan yang berprestasi dan berakhlak mulia.

Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada para orang tua, guru pembimbing tahfidz, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga peserta didik mampu mencapai target hafalan masing-masing.

Kehadiran Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tegal beserta para tamu undangan menambah semarak dan makna dalam pelaksanaan wisuda tahfidz tersebut. Momen penyematan selempang dan penyerahan syahadah kepada para wisudawan menjadi simbol keberhasilan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur’an.

Wisuda Tahfidz 2026 ini menjadi bukti nyata komitmen MAN Kota Tegal dalam mengembangkan budaya Qurani di lingkungan madrasah. Melalui berbagai program pembinaan keagamaan yang berkelanjutan, MAN Kota Tegal terus berupaya mencetak generasi yang cerdas, berprestasi, dan berakhlak mulia.

Dengan capaian 91 wisudawan tahfidz pada tahun ini, MAN Kota Tegal semakin menegaskan eksistensinya sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan nonakademik, tetapi juga berhasil melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an yang siap menjadi inspirasi bagi masyarakat. (Humas)

MAN KOTA TEGAL GELAR LATIHAN KURBAN, WUJUD PEMBELAJARAN NYATA DAN BERMAKNA

MAN KOTA TEGAL GELAR LATIHAN KURBAN, WUJUD PEMBELAJARAN NYATA DAN BERMAKNA

MAN Kota Tegal kembali menghadirkan pembelajaran berbasis praktik melalui kegiatan Latihan Penyembelihan Hewan Kurban Iduladha 1447 H/2026 M yang diselenggarakan pada Jumat (29/5/2026) di halaman madrasah. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi peserta didik untuk memahami secara langsung tata cara penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam sekaligus menanamkan nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi.

Sebanyak 28 ekor kambing disembelih dalam kegiatan tersebut. Dari jumlah itu, 24 ekor kambing berasal dari partisipasi masing-masing rombongan belajar kelas X dan XI, dengan setiap rombel berkontribusi satu ekor kambing. Sementara 4 ekor kambing lainnya merupakan kurban dari Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MAN Kota Tegal.

Kegiatan yang melibatkan seluruh warga madrasah ini berlangsung dengan tertib dan penuh antusias. Para peserta didik tidak hanya menyaksikan proses penyembelihan, tetapi juga terlibat dalam berbagai tahapan kegiatan, mulai dari persiapan, penanganan hewan kurban, pencacahan daging, hingga pendistribusian.

Kepala MAN Kota Tegal, Dr. Drs. H. Tobari, M.Ag., menegaskan bahwa kegiatan latihan kurban merupakan bagian dari pembelajaran yang mengintegrasikan teori dengan praktik nyata.

“Kegiatan ini bukan sekadar menyembelih hewan kurban, tetapi menjadi sarana pendidikan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman. Melalui kegiatan ini, peserta didik belajar tentang keikhlasan, pengorbanan, kepedulian sosial, serta memahami tata cara penyembelihan hewan kurban yang sesuai dengan syariat Islam,” ujar H. Tobari.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa MAN Kota Tegal berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan keterampilan hidup peserta didik.

Secara tidak langsung, H. Tobari menyampaikan bahwa keterlibatan seluruh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan dalam kegiatan ini menunjukkan kuatnya budaya gotong royong dan kebersamaan yang menjadi ciri khas MAN Kota Tegal. Menurutnya, pengalaman belajar melalui praktik langsung seperti ini akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan membekas dalam diri peserta didik.

Melalui kegiatan Latihan Penyembelihan Hewan Kurban, MAN Kota Tegal terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang nyata, bermakna, dan relevan dengan kehidupan. Program ini menjadi salah satu wujud nyata upaya madrasah dalam mencetak generasi yang unggul dalam prestasi, kuat dalam karakter, serta peduli terhadap sesama dan lingkungan sekitar.

Copyright © 2026 MAN Kota Tegal