PESANTREN RAMADAN 2024

Kegiatan pesantren Ramadan 1445 H / 2024 M dilaksanakan dengan 2 (dua) moda yaitu luring dan daring (online).

KETENTUAN PESANTREN RAMADAN ONLINE

  1. Kegiatan Pesantren Ramadan online khusus kelas X dan XI dilaksanakan selama 3 (tiga) hari yaitu 18 Maret dan 2-3 April 2024.
  2. Peserta didik wajib melaporkan kegiatan ibadah yang telah dilakukan selama sehari dalam periode Pesantren Ramadan online antara lain:
    1. Puasa Ramadan
    2. Shalat fardhu
    3. Shalat tarawih
    4. Tadarus Al-Qur’an
    5. Kuliah subuh/duha/asar
  3. Peserta didik wajib mengisi formulir laporan Pesantren Ramadan online selama periode Pesantren Ramadan online setiap hari mulai pukul 20.00-23.00 WIB. 
  4. Peserta didik wajib mengisi formulir laporan Pesantren Ramadan berdasarkan keadaan sebanar-benarnya secara jujur dan tidak dibuat-buat/dimanipulasi.
  5. Untuk mengisi/mengirim laporan pesantren Ramadan, silakan klik tombol “KIRIM LAPORAN” di bawah ini.

PENDAFTARAN LOMBA HUT KE-28 TAHUN 2024

Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 MAN Kota Tegal tahun 2024, MAN Kota Tegal menyelenggarakan beberapa kegiatan.

27 Februari 2024

  • Technical meeting lomba antar siswa SMP/sederajat pukul 10.00 WIB di MAN Kota Tegal, Jl. Pendidikan Pesurungan Lor, Margadana Kota Tegal.

5 Maret 2024

  • Jalan santai berhadiah
  • Lomba antar guru MAN Kota Tegal
  • Lomba antar siswa MAN Kota Tegal
    • Lomba kebersihan kelas
    • Lomba video mars MAN Kota Tegal
    • Lomba video TikTok “Asyiknya Sekolah di MAN Kota Tegal”

6 Maret 2024

  • Food festival
  • Lomba antar siswa SMP/sederajat
    • Lomba e-Sport
    • Lomba hadrah/rebana
    • Lomba story telling

7 Maret 2024

  • Khataman Al-Qur’an
  • Tasyakuran HUT ke-28 MAN Kota Tegal
  • Penyerahan hadiah
  • Pengajian umum

Untuk pendaftaran lomba dan petunjuk teknisnya, silakan klik tombol di bawah ini.

Narahubung

  • Kresna Wahyudin, M.Pd. (085328246564)
  • Lukman Hakim, S.Pd. (085742223201)

PEMBUKTIAN SANTRI

PEMBUKTIAN SANTRI

Oleh: Rizquna Amelia Mifzal, Kelas X-L

Di suatu desa terdapat sebuah pesantren yang telah berdiri sejak tahun 1996 , sayangnya meski tempat itu telah berdiri sejak lama pondok tersebut belum terkenal di kalangan masyarakat bahkan di wilayah pesantren berdiri, para warga sekitar jarang sekali yang berantusias untuk mendaftar kan anak atau sanak saudara ke dalam pesantren karna mereka selalu melihat santri dengan sebelah mata yang membuat setiap keluarga, kerabat, tetangga yang masuk ke pondok selalu di remehkan bahkan tidak tertinggal juga para santri di pondok itu sendiri.

Di suatu hari, tibalah seorang Santriwati baru yang berasal dari Jakarta, ia di antar oleh kedua orang tuanya hingga pintu gerbang, setelah berpamitan dengan ayah bundanya, ia masuk ke dalam pondok baru nya untuk pergi ke kamar yang telah diberitahukan oleh salah satu pengajar yang mengampu disana kemarin. “assalamualaikum teman teman” sapa Sherina yang di sambut baik oleh teman teman nya “waalaikumussalam,kamu pasti santri baru itu ya? Nama kamu siapa? Sini aku bantu” sahut Mira yang mulai mendekati nya “halo aku Sherina, asal dari Jakarta” bibir Sherina melengkung membentuk senyuman, Mira membantu membawa barang Sherin lalu ia mempersilahkan teman baru nya itu untuk ber isitirahat di samping kasur yang telah di sediakan, mereka duduk sembari berbincang bincang yang diikuti juga oleh anggota kamar yang lain. Di tengah perbincangan mereka sebuah pengumuman terdengar dari musholla pondok “Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, pengumuman untuk para santriwan dan santriwati bahwasanya besok akan di adakan kerja bakti di lingkungan warga, jadi harap di persiapkan syukron katsiran” pengumuman berakhir “males banget ketemu warga” gerutu Mira “loh kenapa? Emang ga seru?” sahut Sherina “tunggu aja besok nanti kamu tau sendiri” tegas salah satu teman nya, Setelah membahas seputar pengumuman tadi perbincangan mereka pun berakhir.

Keesokan harinya ketika gemerlap Surya terpancar jelas para santiwan dan santriwati keluar dari lingkungan pondok dengan membawa alat kebersihan yang akan mereka gunakan untuk membersihkan lingkungan, baru saja mereka keluar dari gerbang pesantren para warga memberikan tatapan sinis kepada para santri namun hal itu tidak mereka hiraukan, para santri tetap menjalankan niat baik nya. Sherina menyapu daun daun jatuh yang berserak di jalanan “hallo ibu” kepada sekumpulan wanita paruh baya yang lewat di depan Sherina menyapu, sapaan itu membuat mereka mendekat “kamu pasti santri pondok sesat itu ya? Pasti kamu anak bodoh yang ga punya prestasi apa apa makanya masuk pondok” tukas salah satu dari mereka “saya sih ga mau masukin anak saya ke pesantren nanti masa depan nya jadi ga jelas kaya kamu” sahut bu Asih “maksudnya apa ya? Kenapa ibu mengatakan bahwa santri itu ga punya masa depan?” tegur Sherina yang tampak menahan kekesalan “kan emang bener santri tuh ga punya masa depan seperti kamu ini, udah lah ngomong sama anak bodoh itu cuman buang buang waktu kita aja, yuk ibu ibu kita lanjutkan perjalanan kita” mereka pergi meninggalkan Sherina, Tak lama Aisya datang menghampiri ia yang tengah berdiri dengan menatap punggung segerombol wanita paru baya yang semakin menjauh “untung aja masih bisa sabar, kalau aku ga sapu ini mungkin udah melayang” celetuk Sherina Aisya tersenyum tipis seakan ia tau maksud Sherina “ kenapa sih warga di sini kalau ngomong ga bisa di jaga, seumur umur aku tinggal di Jakarta ga ada orang yang omongan nya kaya mereka” protes Sherina “intinya aku bakal tunjukin ke mereka kalau santri itu ga seburuk apa yang mereka omongin!!” semangat Sherina membara walau masih tampak lelah “fighting kawan, aku tau kamu bisa”
sahut Aisya, setelah berbincang beberapa hal mereka pulang ke pondok pesantren karna kegiatan gotong royong telah usai.

Satu bulan berlalu, Sherina mendapatkan telepon dari sang ayah yang meminta ia pulang ke Jakarta selama beberapa hari untuk melanjutkan lomba yang belum sempat selesai serta kegiatan sosialisasi yang harus ia isi sebagai seorang duta, setelah menerima telepon tersebut ia bergegas pergi ke rumah ndalem untuk meminta izin kepada umi dan abah. “tok,tok,tok” pintu terketuk pelan yang membuat dirinya tak menunggu lama, pintu itu terbuka seorang lelaki muda yang memiliki paras tampan berada di tengah tengah pintu “assalamualaikum Gus” ucap Sherina dengan sopan “waalaikumussalam, Afwan ada apa ukhti?” tanya pemuda itu yang tidak lain adalah putra tunggal dari ndalem “kedatangan ana kesini ingin bertemu dengan umi dan abah” jawab Sherina dengan tatapan yang masih menunduk “silahkan masuk dulu, ana panggilkan umi dan Abi” pemuda itu pergi memanggil kedua orang tua nya yang sedang duduk di kursi ruang makan “abi, umi ada tamu yang ingin bertemu” panggil Pemuda tersebut yang membuat kedua orang tuanya beranjak dari tempat duduk dan pergi ke ruang tamu untuk menemui tamu yang di maksud “ada apa ndo?” tanya umi sembari mendekati Sherina “Sherina ingin meminta izin kepada umi dan abah, Sherina mau pulang ke Jakarta sekitar satu Minggu untuk mengikuti lomba tingkat nasional yang belum selesai juga ingin mengisi sosialisasi di salah satu sekolah disana apa Abah dan umii mengizinkan?” ia menjelaskan secara mendetail dan berharap mereka akan mengizinkan nya pergi “pasti kami izinkan toh ndo, kamu ke Jakarta sama siapa?” tanya abah “ayah dan bunda akan datang sebentar lagi untuk menjemput ba” balas Sherina “kami izinkan ndo, nanti kita akan mengadakan doa bersama untuk kelancaran lomba kamu, juga sampaikan salam kami kepada kedua orang tua mu” sahut Bu nyai “terima kasi umi, Abah” Sherina berpamitan lalu menyalami tangan mereka dan pergi untuk berkemas. Selang dua hari kemudian tepat pada jadwal perlombaan Sherina , para santri pondok pesantren mengadakan doa bersama untuk kelancaran lomba tersebut. Tiga jam kemudian perlombaan itu selesai, para peserta menunggu pengumuman kejuaraan dan tanpa di sangka Sherina mendapatkan juara satu science tingkat nasional yang pengumuman nya di tampilkan di acara berita televisi dan di ketahui oleh guz Syarif , melihat hal itu ia langsung memberitahu kedua orang tua nya “abi, umi salah satu santri kita bisa juara internasional!! Dan ternyata dia juga seorang duta terkenal di Jakarta” ia terlihat sangat senang sembari melihat wajah Sherina dari layar televisi “sudah umi tebak, semoga saja dengan hal ini dapat mengubah pemikiran negatif masyarakat tentang santri” sahut umi yang membuat suami dan putra nya mengangguk tersenyum.

Satu minggu kemudian Sherina datang ke pesantren lalu menemui umi dan abah untuk mengucapkan terimakasih serta buah tangan yang ia bawa jauh dari Jakarta “assalamualaikum, umi Abah” sapa Sherina yang berjalan semakin mendekat ke arah mereka yang tengah duduk di halaman rumah “waalaikumussalam, eh ndoo, kamu sudah pulang toh? Selamat ya kami bangga dengan mu” cetus Bu nyai dengan raut gembira “terimakasi ini semua juga berkat umi dan abah yang telah mendoakan” Sherina menyalimi tangan mereka “silahkan masuk dulu ndoo, ga enak kalau ngobrol di halaman” abah mempersilahkan nya untuk masuk ke rumah tanpa jawaban apapun Sherina mengikuti mereka yang berjalan di depannya “umi abah kedatangan Sherina disini ingin meminta izin untuk mengajari anak anak di jalanan dan juga anak anak warga komplek disini setiap pulang sekolah” izin nya dengan sopan “kamu yakin ndoo? Kamu tau kan gimana sikap warga disini?” sahut umi yang ingin memantapkan hati Sherina “yakin Bu” jawab nya dengan semangat “yauda, kami bakal dukung keputusan kamu  karena itu niat yang sangat baik, semoga dengan ini ilmu kamu bermanfaat dunia akhirat ya ndo” sahut abah “makasi bah” ia terlihat sangat bahagia karna keputusan nya telah di setujui, perbincangan mereka berakhir Sherina berpamitan untuk kembali ke kamar. Mulai hari itu setiap jam sekolah telah usai ia selalu pergi menemui anak anak jalanan dan anak para warga untuk belajar bersama di taman yang di temani dengan Gus Syarif, mereka mengajar dari mulai ilmu membaca, menghitung, mengaji serta pelajaran agama yang membuat nilai para anak warga meningkat.

Satu bulan kemudian Sherina mendapatkan undangan untuk mengisi sosialisasi di kantor desa yang akan dihadiri oleh para warga di temani Gus Syarif, mereka berangkat pukul 07.00 wib, saat mereka sampai, telah banyak warga yang berkumpul dan duduk di kursi yang telah di sediakan “ibu, bapak sosialisasi akan dimulai sebentar lagi ya” ujar pa kades saat Sherina melangkah maju ke depan para hadirin “loh?!! Jangan bilang dia yang ngisi sosialisasi kali ini?!dia itu cuman santri yang ga tau apa apa dia tuh orang bodoh!!”bentak Bu Sinta dengan posisi berdiri “eh Bu jangan seenaknya ya, ibu tau ga dia itu duta pendidikan terkenal di Jakarta kemarin dia masuk berita sebagai pemenang science internasional bahkan dia seorang pemenang banyak lomba!!maksud ibu apa ya ngatain santri itu bodoh? Apa ibu ga sadar negara yang ibu tinggali sekarang ga mungkin bakal merdeka kalau ga ada santri yang berjuang melawan para penjajah dahulu kala bahkan masjid yang biasa buat kita sholat kalau tidak ada para santri pembangunan masjid itu bakal selesai lama! lingkungan komplek karna ada mereka kebersihan selalu terjaga, satu lagi anak anak disini mereka belajar sampai bisa berhitung, mengaji dan lain lain karna mereka berdua yang ikhlas ngajarin setiap pulang sekolah, masih mau ibu ngatain santri itu ga berguna !!? awalnya juga saya seperti ibu tapi lama kelamaan saya sadar akan banyak nya hal yang ada di sekeliling saya” sahut pa Hendra yang tidak terima akan perkaibu Sinta “alah masa orang kaya mereka berguna, jujur saya ga percaya si, udah saya pulang aja males dengerin sosialisasi dari kalian” Bu Sinta melangkah ke pintu keluar ruangan lalu sosialisasi tersebut dimulai.

Di suatu hari tibalah ketika Sherina sedang berjalan untuk pergi ke taman ia melihat Bu Sinta yang akan menyeberang namun ia melihat ada kendaraan roda dua melaju dengan kecepatan kencang, ia segera berlari kencang untuk menyelamatkan Bu Sinta yang hampir tertabrak oleh kendaraan tersebut “kamu?kenapa kamu masih mau menyelamatkan saya padahal kemarin saya mencerca kamu?”tanya Bu Sinta dengan mata yang berkaca kaca“ sebagai sesama manusia sudah sepantasnya kita saling menolong entah kepada siapapun itu” sahut Sherina dengan tersenyum “terimakasi ya atas pertolongan kamu ini, maaf sekali atas ucapan ucapan saya” ujar Bu Sinta “iya Bu lupakan saja hal yang kemarin saya sudah memaafkan ibu sejak lama” balas Sherina yang membuat para warga yang menyaksikan terharu dengan jawaban nya dan mengubah pandangan para warga tentang santri, sejak saat itu pondok pesantren Sherina menjadi lebih terkenal karna banyak nya jumlah para santri baru yang masuk dan juga banyak nya santri santri yang berprestasi sesuai bakat yang mereka miliki masing masing.

PELEPASAN PESERTA DIDIK KELAS XII DAN PENTAS SENI MAN KOTA TEGAL

MAN Kota Tegal  mengadakan acara pelepasan dan perpisahan peserta didik kelas XII Tahun Pelajaran 2022/2023 yang berjumlah 433 siswa dengan tema Meneguhkan Daya Juang, Menyongsong Masa Depan Gemilang. Acara berlangsung di Sebayu Convention Hall, Hotel Gahari Inn Tegal, Sabtu (20/5/2023).

Acara yang dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tegal H. Ahmad Muhdzir, S.Ag., M.M. dan juga dua orang perwakilan siswa di setiap kelasnya serta dua siswa perwakilan dari SMA/SMK yang ada di Kota Tegal. sedangkan siswa lainnya mengikuti prosesi pelepasan melalui live streaming di kanal YouTube MAN Kota Tegal Official.

Dalam acara yang digelar siang ini, dilakukan penyerahan penghargaan kepada 12 lulusan terbaik yaitu: Ayudia Wulandari (XII MIPA 1), Lydia Rostanti (XII MIPA 2), Muhamad Nadif AL Hasani (XII MIPA 3), Della Puspita Ayusari Devi (XII MIPA 4), Safna Fida Anzalia (XII MIPA 5), Hastin Aulia (XII IIK), Muhammad Dhiya Ulfikri (XII IPS 1), Nurul Hidayati (XII IPS 2),  Mahdi Naafi Halali (XII IPS 3), Nila Suada (XII IPS 4), Adinda Septi Wulandari (XII IPS 5), dan Berlian Maharani (XII IPS 6).

Kepala MAN Kota Tegal, Dr. Drs. H. Tobari, M.Ag, dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada siswa-siswi kelas XII yang telah menempuh pendidikan di MAN Kota Tegal yang sebentar lagi akan berpisah meninggalkan MAN Kota Tegal, dan melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta.

“Selamat kepada siswa-siswi kami kelas XII. Semoga sukses, terus belajar ke jenjang berikutnya. Amalkan dan ambil kebaikan-kebaikan yang kalian dapatkan di MAN Kota Tegal ini, terus mengukir prestasi di tingkat selanjutnya. Dan jangan lupa jaga akhlak kita di dapan orang tua dan masyarakat di kampung, perlihatkan inilah lulusan MAN Kota Tegal yang berakhlak mulia. Senantiasa minta doa dan restu orang supaya hidupnya sukses,” pinta Tobari memotivasi.

Kepala MAN Kota Tegal juga menginformasikan bahwa tahun ini sebanyak 144 siswa-siswi kita yang lulus SNBP dan SPAN PTKIN di beberapa perguruan tinggi ternama. Karena itu Ia mengucapkan terimakasih kepada seluruh dewan guru dan staf yang telah mendidik dan membimbing siswa-siswi kita ini sehingga berhasil dalam SNBP dan SPAN PTKIN.

Sedangkan Kepala Kemenag Kota Tegal, H. Ahmad Muhdzir, S.Ag., M.M. dalam sambutanya supaya para siswa siswi senantiasa mendoakan guru-gurunya dan tunjukkan bahwa kita adalah sebaik-baik ciptaan Allah SWT (Ahsani Takwim) dengan terus menuntut ilmu karena kesuksesan dunia dan akhirat adalah dengan ilmu.

Acara ditutup dengan doa oleh H. Ihda Syifai, S.Pd.,M.M.dan dilanjutkan dengan penampilan seni dari siswa-siswi MAN Kota Tegal. (HUMAS)

HAFLAH ATTASYAKUR ALA IKHTITAMI JAMI’I ADDURUS MA’HAD NURUL HIKMAH MAN KOTA TEGAL 2023

Suasana bahagia dan haru mewarnai Haflah Attasyakur ala Ikhtitami Jami’i Addurus Ma’had Nurul Hikmah MAN Kota Tegal, Sabtu (29/4/2023). Pelepasan angkatan II kelas XII Tahun Pelajaran 2022/2023 yang diikuti 19 peserta didik ini ditandai dengan pengalungan medali dan penyerahan syahadah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh santriwati kelas X sampai dengan XII beserta wali santri, yang diisi dengan penampilan tasrif, Khotmil Qur’an, sambutan pidato bahasa Arab dan pidato bahasa Inggris. Acara ini juga diisi dengan berbagai hiburan kesenian dari santriwati Ma’had Nurul Hikmah.

Dalam kesempatan ini, Kepala MAN Kota Tegal, Dr. Drs. H. Tobari, M.Ag. memberikan ucapan selamat dan penghargaan kepada seluruh santriwati yang telah menyelesaikan pembelajaran selama 3 tahun. “Tentu dalam proses pendidikan selama 3 tahun penuh dengan dinamika. Apalagi di awal tahun pertama masuk berbarengan dengan masa pandemi Covid 19. “Dengan do’a dan dukungan dari semua pihak yang terkait, diharapkan Islamic Boarding School Nurul Hikmah ke depan akan menjadi penyelenggara pendidikan Islam yang lebih baik lagi dan menjadi pilihan masyarakat Indonesia pada umumnya” ungkapnya.

Dalam sambutannya beliau juga menyampaikan bahwa betapa pentingnya keberadaan pendidikan agama dan keagamaan yang berada di bawah naungan Kementerian Agama bagi masyarakat. “Terlebih dengan hadirnya Ma’had Nurul Hikmah (Islamic Boarding School) MAN Kota Tegal diharapkan bukan hanya mampu mengakomodir keinginan masyarakat sekitar, tapi yang terpenting adalah bagaimana pesantren modern mampu menjadi pionir penanaman pendidikan keagamaan dan pendidikan karakter bagi generasi muda anak bangsa dalam menangkal dampak negatif arus globalisasi yang tidak sesuai dengan norma dan budaya bangsa Indonesia hari ini dan di masa yang akan datang,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut diberikan penghargaan kepada santriwati terbaik yaitu Safna Fida Anzalina dan santriwati dengan hafalan terbanyak Nauroh Salma Faadilah. Dari 19 santriwati yang diwisuda, sebanyak 17 santriwati lolos SNBP/SPAN PTKIN, sedangkan 2 orang santriwati melanjutkan program tahfidz.

Di tempat yang sama, Ihda Syifai, S.Pd.,M.M., selaku Mundir Ma’had menyampaikan terima kasih kepada para santri yang telah mengikuti kegiatan-kegiatan asrama dengan baik, juga kepada orang tua/wali santri yang telah mendukung pelaksanaan program Islamic Boarding School MAN Kota Tegal. (HUMAS)

SELAMAT, 52 PESERTA DIDIK MAN KOTA TEGAL LOLOS PTN JALUR SNBP 2023

Sejumlah 52 peserta didik MAN Kota Tegal berhasil lolos seleksi perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2023. Seleksi ini dilakukan berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan rapor serta portofolio akademik dan non akademik siswa. Rapor yang digunakan adalah semester satu sampai dengan semester lima bagi SMA/SMK/MA dengan masa belajar tiga tahun. Rangkaian seleksi diawali dengan penetapan siswa eligible pada 03 Januari – 08 Februari 2023 dimana sebanyak 154 peserta didik MAN Kota Tegal masuk eligible, pengisian PDSS pada 09 Januari – 09 Februari 2023, pendaftaran SNBP pada 14 – 28 Februari 2023, dan pengumuman hasil SNBP pada 28 Maret 2023. Adapun rekapitulasi kelulusan adalah sebagai berikut:

Pada tahun 2023 peserta didik MAN Kota Tegal yang diterima di perguruan tinggi negeri mengalami peningkatan dibanding tahun 2022 yang hanya 29 siswa. Keluarga Besar MAN Kota Tegal mengucapkan selamat dan sukses kepada siswa-siswi yang lolos SNBP  semoga semakin sukses di jenjang berikutnya dan mencapai masa depan yang gemilang. “Tidak ada yang tidak mungkin untuk orang yang mempersiapkan masa depannya dari hari ini.”

Berikut daftar peserta didik MAN Kota Tegal yang telah lolos SNBP 2023.

FORMULIR LAPORAN KEGIATAN PESANTREN RAMADAN 2023

  1. Kegiatan Pesantren Ramadan khusus kelas X dan XI dilaksanakan pada periode tanggal 27 Maret sampai dengan 6 April 2023.
  2. Peserta didik wajib melakukan ibadah harian selama periode Pesantren Ramadan untuk dilaporkan.
  3. Peserta didik wajib menonton/menyaksikan video kajian Ramadan setiap hari via → kanal YouTube MAN Kota Tegal selama periode Pesantren Ramadan mulai pukul 20.30 WIB.
  4. Peserta didik wajib meresume materi kajian Ramadan tersebut setiap hari selama periode Pesantren Ramadan.
  5. Peserta didik wajib subscribe, like, comments dan share video kajian Ramadan tersebut setiap hari selama periode Pesantren Ramadan.
  6. Peserta didik wajib mengisi formulir laporan Pesantren Ramadan setiap hari mulai pukul 20.30-23.59 WIB via → website MAN Kota Tegal selama periode Pesantren Ramadan.
  7. Peserta didik wajib mengisi formulir laporan Pesantren Ramadan berdasarkan keadaan sebanar-benarnya secara jujur dan tidak dibuat-buat/dimanipulasi.

MAN KOTA TEGAL ADAKAN SOSIALISASI PMA NO. 73 TAHUN 2022

Peraturan Menteri Agama Nomor 73 tahun 2022 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di Satuan Pendidikan pada Kementerian Agama ditetapkan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta pada tanggal 5 Oktober 2022.

Kantor Kementerian Agama Kota Tegal menindaklanjuti Peraturan Menteri Agama tersebut dengan melaksanakan kegiatan sosialisasi. Bertempat di aula Masjid Nurul Hikmah MAN Kota Tegal pada Senin (20/3), kegiatan sosilaisasi yang diikuti oleh para pendidik dan tenaga kependidikan serta peserta didik madrasah disampaikan oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Tegal, H. Fathul Himam, S.Ag., M.Pd.I.

Dalam sosialisasinya, Fathul Himam menjabarkan latarbelakang terbitnya PMA No 73 Tahun 2022. “Yang menjadi pertimbangan terbitnya Permenag 73 tahun 2022 tentang PPKS adalah bahwa kekerasan seksual merupakan perbuatan yang bertentangan dan merendahkan harkat dan martabat manusia serta pelaksanaan pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di satuan pendidikan pada kementerian agama harus dilakukan secara cepat, terpadu, dan terintegrasi,” ucap Fathul Himam.

Lebih lanjut beliau menambahkan, “bahwa berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut  perlu menetapkan Peraturan Menteri Agama tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Satuan Pendidikan pada Kementerian Agama,” terang  Fathul Himam di hadapan para peserta.

Dalam kegiatan tersebut Fathul Himam juga menerangkan bahwa PPKS adalah singkatan dari Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual. Pencegahan diartikan sebagai segala tindakan atau usaha yang dilakukan untuk menghilangkan berbagai faktor yang menyebabkan terjadinya Kekerasan Seksual dan keberulangan Kekerasan Seksual.

Sedangkan penanganan merupakan tindakan yang dilakukan untuk memberikan layanan pengaduan, layanan kesehatan, rehabilitasi sosial, penegakan hukum, layanan hukum, pemulangan, dan reintegrasi sosial.

Fathul Himam juga melengkapi dengan menyampaikan bentuk-bentuk kekerasan seksual.“Permenag 73 tahun 2022 tentang PPKS juga menegaskan bahwa bentuk kekerasan seksual mencakup perbuatan yang dilakukan secara verbal, nonfisik, fisik, dan atau melalui teknologi informasi dan komunikasi,” pungkasnya.

Sedangkan Kepala MAN Kota Tegal, Dr. H. Tobari, M.Ag dalam sambutannya meminta kepada para pendidik dan tenaga kependidikan untuk lebih proaktif membedah, mendalami dan terus-menerus mensosialisasikan PMA 73 Tahun 2022 tersebut di lingkungan madrasah agar peserta didik memahami dan terbangun paradigma baru dalam membangun relasi yang lebih sehat dan humanis antara pendidik dan peseta didik. 

Kepala madrasah juga mengingatkan secara tegas agar tidak boleh ada kekerasan dalam bentuk apapun di lingkungan madrasah. “Saya ingatkan tidak boleh ada kekerasan di madrasah dalam bentuk apapun termasuk kekerasan seksual. PMA 73 tahun 2022 sudah jelas mengatur semua itu termasuk hukuman yang dijatuhkan. Mari bersama kita cegah kekerasan seksual di madrasah dan ciptakan madrasah yang ramah, bermartabat dan manusiawi”, tegas Tobari. (HUMAS)

KEMERIAHAN HUT KE-27 MAN KOTA TEGAL

MAN Kota Tegal merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-27 . Kegiatan ini merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh OSIS MAN Kota Tegal. Di ulang tahunnya yang ke-27 ini, kepanitian dari OSIS mengangkat tema “Peningkatan Kompetensi Spiritual dan Karakter Peserta Didik Madrasah”. Acara ini dilaksanakan selama tiga hari yakni tanggal 4,6 dan 7 Maret 2023 dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan diantaranya jalan sehat, festival food, lomba hadroh dan puisi, pentas seni serta pengajian umum.

Jalan sehat mengawali rangakaian acara. Seluruh warga sekolah melakukan jalan sehat dengan rute jalan disekitar madrasah. Peserta jalan sehat yang telah sampai di madrasah disambut dengan bazar festival food yang telah disiapkan oleh siswa dari masing-masing kelas dan sponsor kegiatan. Aneka makanan yang tersedia antara lain ada aneka kue dan berbagai jenis jajanan pasar. Tidak hanya makanan namun tersedia juga berbagai jenis minuman yang ditawarkan antara lain ada es dawet, es kelapa muda, es coklat cincau, dan masih banyak yang lainnya. Acara dilanjutkan dengan lomba-lomba siswa dan guru serta karyawan.

Pada hari kedua diadakan lomba hadroh dan puisi tingkat MTs/SMP se Karesidenan Pekalongan yang diikuti oleh 28 sekolah. Sebagai pemenang lomba hadroh juara 1 diraih oleh grup hadroh SMP Ihsaniyah Kota Tegal, sedangkan lomba puisi juara 1 diraih oleh Rosalina Fahrezi dari MTs Negeri Kota Tegal.

Sebagai rasa syukur, pada hari ketiga yang merupakan puncak acara HUT MAN Kota Tegal, diadakan acara tasyakuran dimulai dengan melaksanakan Khotmil Qur’an dan pembacaan sholawat oleh seluruh civitas kademika MAN Kota Tegal dilanjutkan pengajian umum yang dihadiri oleh KH. Drs. Chudlori Afandi yang merupakan mantan kepala MAN Kota Tegal, dalam tausiyahnya beliau menyampaikan sejarah MAN Kota Tegal dari awal kelahiran, pergantian kepala sekolah, dan perkembangannya. Beliau berharap agar MAN Kota Tegal terus maju menjadi sekolah yang unggul dalam mutu, berwawasan global, berkepribadian dan takwa, sehingga menghasilkan siswa-siswi yang berkualias.

Sementara kepala MAN Kota Tegal Dr. H. Tobari dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pendiri madrasah dan mendoakan semoga jasa baik semuanya mendapat balasan yang lebih baik dari Allah SWT. Beliau juga berharap bahwa diusianya yang ke-27, MAN Kota Tegal yang sudah banyak meraih prestasi di tingkat nasional dan lulusannya banyak diterima di perguruan tinggi negeri melaui jalur SNMPTN dan SPAN PTKIN, dapat menjadi sekolah favorit dan menjadi pilihan utama dan pertama bagi lulusan SMP maupun MTs di Indonesia.

“Selamat Ulang Tahun MAN Kota Tegal yang ke-27, semoga Allah SWT selalu mengaruniakan keberkahan untuk kita semua.” (HUMAS)

KELUARGA BESAR MAN KOTA TEGAL IKUTI JALAN SEHAT KERUKUNAN

Berkenaan dengan kegiatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-77 Tahun 2023, Kantor Kementerian Agama Kota Tegal menyelenggarakan Jalan Sehat Kerukunan, Minggu pagi (15/1). Jalan sehat yang diikuti oleh keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kota Tegal beserta keluarga dan para tokoh lintas agamayang tergabung dalam Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dilepas oleh Kepala Kankemenag Kota Tegal, H. Fathul Himam, S.Ag., M.Pd.I di depan Kantor Kemenag Kota Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Tegal.

Dalam sambutannya Kepala Kankemenag Kota Tegal menghimbau agar keluarga besar Kantor Kemenag Kota Tegal menjaga kerukunan antar umat beragama dimanapun dan kapanpun berada agar kehidupan beragama lebih kondusif.
Paling tidak lebih dari enam kilometer bakal ditempuh para peserta gerak jalan. Dengan mengambil titik start di depan Kantor Kemenag Jalan Perintis Kemerdekaan yang dilanjutkan melalui jalan Abimanyu, Nakula, Antaboga, Sumbodro, Arjuna, kembali ke jalan Perintis Kemerdekaan dan finish di depan Kantor Kemenag Kota Tegal.

Sementara itu Kepala MAN Kota Tegal Dr. H. Tobari, M.Ag, melalui Wakamad Humas Ihda Syifai, berharap kegiatan ini dapat menambah semangat kebersamaan kita untuk benar-benar menjaga kerukunan umat, agar Indonesia semakin hebat, seperti tema kegiatan HAB Kemenag tahun ini tentunya.

“Karena itu dalam gerak jalan ini saya mengajak semuanya untuk bergerak dan berjalan bersama serta beriringan dalam keberagaman untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa serta demi Kota Tegal yang rukun, aman dan kondusif,” katanya.

Pada kegiatan tersebut pembagian doorprize dalam bentuk undian intern bagi seluruh peserta jalan santai kerukunan dilakukan oleh panitia setelah seluruh peserta sampai di Kantor Kemenag Kota Tegal. Peserta jalan sehat kerukunan dari keluarga besar MAN Kota Tegal banyak yang mendapatkan doorprize, mulai dari payung sampai kulkas. (Humas)